News

Post updates on the status of your app

Dari Barcode Bisa Cek BPKB/STNK Asli Atau Palsu.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkap cara untuk mendeteksi keaslian BPKB dan STNK. Kasubdit Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol Priyanto menyebut bahwa ada lima cara untuk mendeteksi BPKB palsu atau asli.
Pertama yaitu dari bahan cover yang digunakan BPKB asli lebih mengkilap dibandingkan yang palsu yang terlalu buram.
“Soal BPKB, sudah ada syarat pengamanannya, tapi tidak bisa diungkap seluruhnya. Tetapi, bisa dilihat secara kasat mata. Bahan asli (cover BPKB) lebih mengkilap dibandingkan palsu (cover BPKB),” sebut Priyanto di Kantor Bareskrim Polri di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (20/12).
Lalu yang kedua yaitu hologram yang berada di halaman paling depan atau pertama kalau BPKB palsu itu akan berubah warna menjadi kuning jika diterawang. Untuk BPKB yang asli itu warnanya abu-abu dan tidak akan berubah jika diterawang.
“Lalu nomor seri (yang di bawah hologram) ada tujuannya. Nomor seri membedakan (domisili). N untuk polda mana P untuk Polda mana dan hanya ada di Korlantas dan enggak bisa dipublish,” ujarnya.
Selanjutnya yang keempat untuk bagian identitas pemilik kendaraan jika di BPKB palsu itu hanya sekedar mengubah data kendaraan saja dan untuk data pemilik kendaraan tidak diubah.
“Di bagian identitas kendaraan banyak yang dihapus kemudian di print ulang. Ini jelas kelihatan,” ucapnya.
Lalu yang terakhir itu ada pada halaman ke 14. Kalau BPKB asli terdapat lambang Korlantas bila disinari dengan cahaya ultraviolet. Saat diraba pun kertas juga akan terasa kasar, berwarna dan logo Korlantas tersebut juga timbul.
“Nah yang palsu rata. Kalau asli di ultraviolet akan timbul angka dan huruf bermacam-macam. itu BPKB asli,” katanya.
Sedangkan untuk STNK sendiri, Priyanto menerangkan bahwa ada tiga cara untuk mengetahui asli atau palsu jika dideteksi. Yang pertama itu pada bagian sisi kanan atas terdapat sticker hologram yang halus. Untuk mendeteksi ini caranya sama seperti BPKB.
“Kemudian yang kedua sisi bagian kanan ada lubang tipis kalau dibaca tertera STNK, palsu nggak ada lubang,” terangnya.
Dan yang ketiga yaitu barcode yang terdapat pada STNK itu bila discan akan muncul sebuah angka atau identitas si pemilik kendaraan. Jika palsu itu hanya sebuah pajangan saja.
“Barcode bukan sekedar hiasan saja, tapi ada fungsinya,” jelasnya.
Oleh karena itu, dirinya menyarankan kepada masyarakat jika ingin membeli sebuah kendaraan bekas atau second, sebaiknya BPKB/STNK terlebih dahulu diperiksa di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) terdekat.
“Bagaimana supaya enggak tertipu? satu saja saran saya. Kalau beli kendaran bekas tolong kroscek ke Dirlantas atau samsat apakah STNK dan BPKBnya itu palsu atau asli. Dan itu tidak bayar, gratis,” tandasnya.

Scanlogic menyediakan tipe scanner untuk kebutuhan membaca barcode pada STNK tersebut, yaitu DS-3090, CS-6000, CS-6200 atau CS-3290 2D.
info detail produk silakan dilihat di www.scanlogic.com.tw

Sumber : merdeka.com

Demi Keamanan, Jangan Sepelekan Stiker pada Mobil Baru Ini


Setiap mobil yang keluar dari pabrik pasti ditempel stiker putih bertuliskan deretan huruf dan angka, terkadang ada barcode di bagian kaca belakang atau samping kiri-kanan. Buat sebagian besar konsumen, stiker ini biasanya menjadi identitas kalau kendaraannya masih baru, jadi menjadi suatu kebanggaan tersendiri.
Tetapi, perilaku ini sangat salah dan berisiko tinggi! Membiarkan stiker ini menempel, sama saja memberikan kesempatan para penjahat untuk berfikir lebih kreatif saat melakukan tindak kejahatan.
Pada stiker tersebu tertulis dengan jelas, nomor rangka dan mesin yang dimiliki kendaraan, sesuai STNK. Bayangkan, kalau para penjahat ini mengincar mobil Anda dan menduplikasi STNK dari informasi stiker kemudian melakukan praktik kejahatan lanjutan.
Menurut Iwan Abdurahman, Repair Service Manager Workshop Departement Technical Service PT Toyota Astra Motor (TAM), stiker itu dipasang untuk kepentingan selama proses pengiriman dari pabrik ke diler.
“Jadi ketika konfirmasi nomor rangka dan lain sebagainya tidak harus membuka kap mesin,” ujar Iwan.
Iwan melanjutkan, sebaiknya demi keamanan stiker itu dilepas. Sebab, bisa saja ada orang yang punya niat jahat untuk memalsukan surat-surat dari mobil tersebut.
“Kalau mobil premium biasanya pemiliknya langsung mencopotnya. Kita sarankan seperti itu, tetapi balik lagi tergantung dari konsumennya itu sendiri” ucap Iwan.
Jika mau dicopot, sebaiknya nomer itu difoto dan disimpan. Agar, ketika suatu saat diperlukan, tidak perlu lagi melihat ke ruang mesin.

Untuk membaca barcode yang tertera pada stiker tersebut maka Scanlogic menyediakan scanner tanpa kabel sehingga memudahkan proses scan barcode tesebut, bayangkan jika menggunakan scanner kabel maka petugas harus membawa scanner dan laptop mendekati mobil. Dengan scanner Scanlogic CS-3290 yang menggunakan radio frekuensi dg jangkauan area hingga max 200meter maka petugas tinggal membawa scanner saja dan scan barcode tersebut. Detail Scanlogic CS-3290 bisa dilihat di www.scanlogic.com.tw.

sumber : otomania.gridoto.com

Simpanan di Bank Umum Capai Rp 5.381 Triliun di Maret

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) merilis data mengenai pertumbuhan jumlah rekening dan nominal simpanan pada bank umum per Maret 2018. Total rekening simpanan per Maret mencapai 252.591.551 rekening, naik 1.725.333 rekening atau 0,69% (MoM) dibandingkan jumlah rekening Februari 2018, yang sebanyak 250.866.218 rekening.

“Total simpanan di bank umum per Maret 2018 juga mengalami kenaikan sebesar 0,88% (MoM), dari Rp 5.334.452 miliar di Februari 2018 menjadi Rp 5.381.240 miliar di Maret 2018,” demikian keterangan tertulis LPS yang dikutip detikFinance, Jakarta, Kamis (3/5/2018).

Sampai akhir Maret 2018, untuk simpanan dengan nilai saldo sampai dengan Rp 2 miliar, jumlah rekeningnya meningkat sebesar 0,69% (MoM), dari 250.615.670 rekening di Februari menjadi 252.341.846 rekening di Maret. Sementara itu, jumlah nominal simpanannya sedikit turun 0,11% (MoM), dari posisi akhir Februari 2018 sebesar Rp 2.309.680 miliar, menjadi Rp 2.307.034 miliar di akhir Maret 2018.

Sedangkan untuk simpanan dengan nilai saldo di atas Rp 2 miliar, jumlah rekeningnya turun 0,34% (MoM), dari 250.548 rekening di Februari 2018 menjadi 249.705 rekening di Maret 2018. Sementara itu, untuk jumlah nominal simpanannya naik sebesar 1,63% (MoM), dari Rp 3.024.772 miliar di Februari menjadi Rp 3.074.206 miliar di Maret.

Dilihat dari jenis simpanan, jenis simpanan yang jumlah rekeningnya mengalami kenaikan paling tinggi adalah deposito. Kenaikannya mencapai 0,91% dari 4.051.331 rekening di Februari 2018, menjadi 4.088.357 rekening di Maret 2018. Sementara itu, deposit on call juga mengalami kenaikan nominal tertinggi dibandingkan jenis simpanan lain, yaitu 36,64%, dari Rp 63.584 miliar di Februari 2018 menjadi Rp 86.881 miliar di Maret 2018.

Di Maret 2018, untuk jumlah rekening dan nominal simpanan dalam rupiah meningkat. Sementara itu, untuk valas, jumlah rekeningnya menurun dan nominalnya meningkat.

Jumlah rekening simpanan dalam rupiah meningkat 0,69% (MoM), di mana per Februari 2018 berjumlah 249.858.135 rekening, menjadi 251.586.343 rekening per akhir Maret 2018. Untuk jumlah rekening simpanan yang dijamin dalam valas menurun 0,29%, per Februari 2018 jumlahnya 1.008.083 rekening menjadi 1.005.208 rekening di Maret 2018.

Dilihat dari nominalnya, simpanan dalam rupiah naik 0,97% (MoM), dari sebesar Rp 4.599.403 miliar di Februari 2018 menjadi Rp 4.644.124 miliar Maret 2018. Untuk simpanan dalam valas, jumlahnya meningkat 0,28% (MoM) dari Rp 735.049 miliar di Februari 2018 menjadi Rp 737.116 miliar di Maret 2018.

Bank umum peserta penjaminan per Februari 2018 berjumlah 115 bank, terdiri dari 102 bank umum konvensional dan 13 bank umum syariah. Bank umum konvensional, terdiri dari 4 Bank Pemerintah, 25 Bank Pemerintah Daerah, 64 Bank Umum Swasta Nasional, dan 9 Kantor Cabang Bank Asing.

Sumber: detik.com

Bidik Data Perusahaan Multinasional, Indonesia Negosiasi dengan AS

Indonesia tengah bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS) untuk bisa melakukan kerja sama pertukaran Country by Country Report (CbCR) guna mencegah penggerusan pajak dan pengalihan laba usaha terutama oleh perusahaan multinasional. CbCR adalah salah satu dokumen transfer pricing yang disampaikan wajib pajak perusahaan induk kepada otoritas pajak negaranya dan ditujukan untuk dipertukarkan dengan otoritas pajak di negara lain.

Kepala Subdirektorat Pertukaran Informasi Perpajakan Internasional Direktorat Jenderal Pajak Leli Listianawati mengatakan Indonesia telah melakukan tiga kali perundingan dengan AS, namun masih ada satu isu yang membuat belum ditandatanganinya kesepakatan pertukaran CbCR dengan Negeri Paman Sam tersebut. Isu yang dimaksud yakni terkait Undang-Undang 24 Tahun 2009 tentang bahasa.

“Apabila (Indonesia) membuat suatu nota kesepahaman (internasional) harus dalam dua bahasa. Amerika masih menego mengenai waktu karena mereka harus me-review (nota kesepahaman) bahasa Indonesia melalui legal mereka,” kata Leli dalam diskusi dengan wartawan, Kamis (19/4).

Indonesia membidik pertukaran CbCR dengan semua negara kecuali Israel yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Adapun lebih dari 100 negara telah berkomitmen melakukan pertukaran CbCR baik melalui kesepakatan multilateral (Multilateral Competent Authority Agreement/MCAA) maupun bilateral (Billateral Competent Authority Agreement/BCAA).

Menurut Leli, banyaknya negara yang dibidik lantaran Indonesia ingin mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai kegiatan perusahaan multinasional di berbagai negara yang selama ini sangat sulit didapatkan.

Per April 2018, sudah terdapat 52 yurisdiksi yang MCAA-nya telah teraktivasi dengan Indonesia dan tiga yurisdiksi yang MCAA-nya akan diaktivasi pada Mei 2018. Selain itu, seperti disinggung di awal, ada satu yurisdiksi yaitu AS yang masih dalam tahap negosiasi BCAA dengan Indonesia.

Adapun CbCR memuat informasi mengenai alokasi penghasilan, pajak yang dibayar, dan aktivitas usaha per negara atau yurisdiksi dari seluruh anggota grup usaha baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Selain itu, memuat juga daftar anggota grup usaha dan kegiatan utama per negara atau yurisdiksi, termasuk yang berstatus Bentuk Usaha Tetap (BUT).

Perusahaan induk atau Ultimate Parent Entity yang dituju untuk menyerahkan CbCR yaitu yang peredaran bruto konsolidasinya lebih dari Rp 11 triliun atau setara 750 juta euro.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Hestu Yoga Saksama mengatakan data CbCR dari berbagai negara utamanya bakal digunakan untuk mencegah terjadinya penghindaran pajak. Namun, ia tidak menutup kemungkinan data bakal digunakan untuk memecahkan kasus-kasus lama penghindaran pajak. “Lebih sifatnya preventif walaupun untuk dipakai represif juga bisa,” kata dia.

Abaikan Ketegangan Geopolitik, Bursa Asia Menguat Tipis

Bergerak menguat pada pembukaan perdagangan di Senin pagi ini. Investor sedikit mengabaikan ketegangan geopolitik usai serangan udara yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS) ke Suriah pada pekan lalu.

Mengutip CNBC, Senin (16/4/2018), Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,11 persen. Indeks Topix juga menguat tipis 0,05 persen. Sektor keuangan melemah secara keseluruhan sehingga menahan penguatan bursa saham di Jepang. Sementara, saham-saham di sektor manufaktur mampu mengguat 0,75 persen.

Di Korea Selatan, Indeks Kospi naik tipis 0,17 persen didorong oleh saham-saham di sektor teknologi.

Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,14 persen. Saham-saham di sektor industri dasar naik 1,04 persen di pagi ini.

Di AS, pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu indeks saham Dow Jones merosot 122,91 poin atau 0,5 persen ke posisi 24.360,14.

Indeks saham S&P 500 tergelincir 7,69 poin atau 0,29 persen ke posisi 2.656,3 dan indeks saham Nasdaq susut 33,60 poin atau 0,47 persen ke posisi 7.106,65.

Pelaku pasar di Asia sepertinya mengabaikan perkembangan terkahir di Suriah. Pada Sabtu lalu, AS, Prancis, dan Inggris melancarkan serangan militer ke Suriah. Menurut Presiden Amerika Serikat Donald Trump, tindakan ini dilakukan untuk merespons serangan senjata kimia di negara tersebut.

Serangan militer itu disampaikan secara langsung oleh Trump lewat siaran televisi. “Sebuah operasi gabungan bersama angkatan bersenjata Prancis dan Inggris tengah berlangsung saat ini,” ujar Presiden Amerika Serikat tersebut.

Dikutip dari BBC, Trump telah memberi persetujuan atas serangan militer di lokasi penyerangan senjata kimia di Suriah. Serangan ini dilancarkan sebagai balasan Amerika Serikat terhadap serangan senjata kimia di Douma pekan lalu, yang menurutnya dilakukan oleh pemerintah Suriah.

 

Sumber: liputan6.com

Ekonomi AS Tumbuh Kuat, Suku Bunga Acuan The Fed “On the Track” untuk Naik

Bank sentral AS Federal Reserve menyatakan, ekonomi AS tumbuh dalam laju yang kuat. Inflasi pun bergerak naik, mendukung langkah The Fed meneruskan kenaikan suku bunga acuan.
Hal ini diungkapkan The Fed dalam minutes pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Minutes adalah notulensi pertemuan FOMC yang diselenggarakan tiga pekan silam.

Dikutip dari CNBC, Jumat (13/4/2018), kesimpulan pertemuan FOMC menunjukkan bahwa semua peserta mengekspektasikan ekonomi akan menguat dan inflasi akan naik dalam beberapa bulan ke depan. Sentimen umumnya adalah diyakini The Fed akan melanjutkan laju kenaikan suku bunga acuan Fed Fund Rate (FFR).
“Para peserta secara umum melihat berita terkait konsumsi dan pasar tenaga kerja dalam beberapa kuartal terakhir konsisten dengan pertumbuhan yang di atas tren dan kelanjutan penguatan di pasar tenaga kerja,” tulis The Fed dalam laporannya.
FOMC pun menyetujui kenaikan FFR sebesar 25 basis poin menjadi kisaran 1,5-1,75 persen. Ada pula beberapa anggota yang menyatakan akan lebih baik jika The Fed menunggu hingga ada bukti kuat bahwa inflasi bergerak menuju target 2 persen.

“Dengan outlook kebijakan moneter jangka menengah, semua anggota melihat berlanjutnya arah kebijakan moneter,” papar The Fed.

Hampir semua anggota setuju bahwa adalah hal yang tepat untuk melanjutkan pendekatan kenaikan FFR secara gradual. Pasar pun mengekspektasikan kenaikan FFR akan terjadi lagi pada Juni dan September 2018 mendatang.
Meskipun demikian, menurut data The Fed, kemungkinan kenaikan FFR untuk keempat kalinya mencapai 1 banding 4.

4 Langkah sederhana sukses berbisnis kurang dari sebulan

Berdasarkan survei dirilis dari perusahaan jasa keuangan Bankrate.com, lebih dari 44 juta orang dewasa di Amerika memiliki kesibukan untuk berbisnis. Mulai dari pekerjaan paruh waktu dengan perusahaan lain hingga hobi yang bisa menghasilkan uang.

Dilansir CNBC, Penulis dan Pembicara Chris Guillebeau membagikan tips untuk mencari tahu bagaimana mengubah keterampilan dan minat masyarakat menjadi sebuah bisnis.

“Ada perdebatan tentang apa maksud kesibukan. Saya mencoba mendorong orang untuk tidak memikirkan ekonomi pertunjukan seperti mengemudi untuk Uber atau bekerja paruh waktu karena mereka perlu,” kata Guillebeau.

Dalam bukunya, Side Hustle: From Idea to Income in 27 Days, dia membeberkan cara untuk mengidentifikasi kemampuan berbisnis seseorang dan mengubahnya menjadi bisnis yang menguntungkan dalam empat langkah.

1. Hasilkan ide berdasarkan keterampilan

Guillebeau mengatakan beberapa ide terbaik untuk memiliki kesibukan adalah fokus pada keterampilan yang sudah Anda miliki.

“Saya pikir banyak orang berpikir mereka harus keluar dan mendapatkan keterampilan baru. Beberapa orang mengatakan saya ingin membuat aplikasi dan saya berkata, ‘Apakah Anda seorang pengembang?’ dan mereka akan mengatakan ‘Tidak’ Jadi, saya mencoba membantu orang-orang memahami bahwa keterampilan yang mereka miliki sudah cukup.”

Setelah menemukan keterampilan, Anda kemudian dapat mulai membangun gudang gagasan untuk hal-hal yang ingin Anda lakukan. Di minggu pertama, memiliki tantangan dan peluang, sehingga Anda juga harus mempertimbangkan hal itu agar tidak salah langkah.

2. Memilih sasaran bisnis

Di minggu kedua, Anda harus memilih ide-ide terbaik yang akan Anda lakukan. Setelah itu, Anda harus memilih sasaran bisnis Anda. Anda harus memikirkan siapa sasaran Anda dengan mempertimbangkan produk atau jasa apa yang bisa Anda tawarkan kepada mereka.

Jika sudah memilih jenis bisnis dan sasaran, maka buat sebuah promosi agar mereka tertarik membeli produk atau menggunakan jasa Anda. Tak hanya itu, Anda juga harus memberikan harga yang sesuai dengan keterampilan Anda.

3. Bersiap untuk menerapkan ide

Di minggu ketiga, Anda harus memperkuat rincian dari bisnis yang akan Anda lakukan. Jika Anda menjual suatu produk, pertama-tama cari tahu berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk membuat produk dan berapa lama waktu yang diperlukan. Dari sana, pilih harga yang akan menghasilkan laba yang nyaman bagi Anda.

Jika Anda menjual layanan, maka Guillebeau mengatakan untuk mempertimbangkan berapa lama waktu yang diperlukan bagi Anda untuk menyelesaikan layanan dan menentukan penghasilan per jam minimum yang dapat Anda terima.

Selanjutnya, putuskan sistem pembayaran yang terbaik untuk bisnis Anda. Tuliskan proses bagaimana pelanggan dapat menemukan produk atau layanan Anda dan cara membelinya. Pastikan untuk mempertimbangkan setiap masalah yang mungkin dihadapi pelanggan ketika mencoba berbisnis dengan Anda dan memikirkan cara-cara yang mungkin untuk menyelesaikannya.

“Dengan memikirkan berbagai skenario masalah, Anda dapat mengidentifikasi solusi yang jelas yang akan menghemat waktu dan kerumitan nantinya,” tulis Guillebeau.

4. Luncurkan bisnis Anda

Di minggu keempat, Anda bisa mulai mempromosikan bisnis Anda setiap kesempatan yang Anda dapatkan. Hubungi teman dan pendukung di jaringan Anda dan minta mereka membantu menyebarkan berita tentang layanan atau produk baru Anda.

Jika Anda tidak punya waktu atau sumber daya untuk meluncurkan situs web resmi, Guillebeau menyarankan untuk menggunakan media sosial, seperti Facebook. Promosi ini harus terus dilakukan di fase awal bisnis Anda berjalan untuk menambah pelanggan.

Kolaborasi NASA dan Lockheed Martin Ciptakan Pesawat Supersonik yang Hening

Lembaga antariksa milik Amerika Serikat (AS), NASA, bekerja sama dengan Lockheed Martin, mengembakan teknologi pesawat yang mampu terbang melebih kecepatan suara, namun dengan bunyi yang hening.

Pesawat, yang dikenal dengan nama Low-Boom Flight Demonstrator, kemungkinan bisa memperbaiki reputasi penerbangan supersonik yang telah dilarang oleh Federasi Penerbangan Internasional (FAA), karena disebut menimbulkan polusi suara.

Dilansir dari ABC News pada Kamis (5/4/2018), pesawat supersonik yang terakhir terbang adalah Concorde. Pesawat buatan Perancis itu pensiun sejak 2003 silam, setelah menuai kritik luas tentang pencemaran ekosistem udara.

“Ini adalah hal yang sangat menarik, bisa kembali merancang dan menerbangkan pesawat ‘X’ — sebutan untuk teknologi pesawat non-konvensional — pada era modern sekarang,” ujar Jaiwon Shin, pemimpin asosiasi aeronautika di NASA.

Menurutnya, sejarah perkembangan teknologi  supersonik, pertama kali muncul pasca-penelitian yang dilakuakn oleh Bell Aircraft pada pertengahan 1940-an.

“Tradisi panjang kami dalam memecahkan hambatan teknis pada penerbangan supersonik akan diteruskan, dan berusaha sebaik mungkin mampu menguntungkan semua orang,” lanjut Shin.

Sebuah bentuk baru, yang merupakan pengembangan dari desain awal di era 1960-an, akan memungkinkan pesawat supersonik yang hening ini mencapai kecepatan suara, dengan suara mesin yang lembut, tidak meledak seperti pendahulunya.

Sebelumnya, pesawat supersonik konvensional menghasilkan gelombang kejut, yang bertabrakan satu sama lain, sehingga menembus batasan suara maksimum yang memicu dentuman sonik.

Dalam kerja sama ini, NASA akan fokus pada pengembangan teknologi daya dorong pada pesawat supersonik, yang terinspirasi dari teknologi pesawat ulang alik.

Adapun Lockheed Martin, akan memberi dukungan teknologi akselerasi suara, yang diklaim, menghasilkan dentuman tidak lebih keras dari suara ketika membanting pintu mobil.

Uji Coba Supersonik Dijadwalkan Selesai pada 2025

Hampir seperempat miliar dollar telah dicantumkan ke dalam anggaran penelitian, yang prototipe awalnya saat ini diklaim mampu melaju hingga kecepatan 940 mil per jam, atau sekitar 1.512 kilometer per jam.

Nantinya, seluruh prototipe pesawat supersonik generasi baru ini akan diujicobakan secara berkala, di Pusat Riset Penerbangan di Pangkalan Militer Edward di California, hingga 2021 mendatang.

Setelah melalui serangkaian uji terbang tersebut, pesawat supersonik itu akan dibawa ke tahapan tes selanjutnya, yang disebut sebagai ‘survei respons masyarakat’, di enam kota di AS.

Uji coba publik tersebut dijadwalkan selesai pada 2025 mendatang, meski sejatinya keenam kota yang dimaksud belum dipilih secara pasti oleh NASA.

Peter Iosifidis, manajer program terkait di Balai Penelitian Lockheed Martin, mengatakan dirinya merasa terhormat bisa bekerjasama dengan NASA dalam mengembangkan pesawat supersonik.

“Kami sangat siap, dan juga bangga, menjalin kersama jangka panjang dalam menciptakan teknologi supersonik paling terdepan, yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk merevolusi sejarah perjanalan udara,” jelas Iosifidis dalam sebuah pertanyaan.

Rupiah Menguat Tipis di Awal Pekan

Gerak mata uang rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan awal pekan ini terpantau menguat tipis. Namun demikian gerak rupiah perlahan menampakkan pelemahannya.

Mengutip data Bloomberg, Senin, 26 Maret 2018, rupiah dibuka menguat ke level Rp13.780 per USD dibandingkan sebelumnya yang berada di Rp13.782 per USD.

Tak beberapa lama kemudian gerak rupiah sedikit menguat ke level Rp13.768 per USD. Rupiah terpantau menguat hingga 14 poin atau setara 0,10 persen.

Sementara itu rentang gerak rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini berada di level Rp13.763-Rp13.783 per USD dengan year to date (ytd) return sebesar 1,67 persen.

Sedangkan mencatat data Yahoo Finance, rupiah diperdagangkan menguat ke level Rp13.774 per USD. Rupiah menguat hingga empat poin atau setara 0,03 persen.

Analis Senior PT Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada sebelumnya memprediksikan rupiah masih akan cenderung tertekan sepanjang hari ini. Apalagi masih ada sentimen yang datang dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

“Perang dagang antara AS dan Tiongkok dapat berimbas pada ekonomi Indonesia. Maka rupiah yang melemah hingga perdagangan Jumat, 23 Maret 2018 membuka peluang untuk kembali terjadinya pelemahan,” kata Reza, dalam keterangan risetnya, Senin, 26 Maret 2018.

Namun demikian, Reza berharap pelemahan dapat lebih terbatas untuk menjaga rupiah tidak melemah lebih dalam.

Oleh karena itu, dia mengimbau investor tetap mencermati dan mewaspadai terhadap sentimen yang membuat rupiah tertahan kenaikannya. Nilai rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran support Rp13.802 per USD, sedangkan posisi resisten akan berada di Rp13.769 per USD.

 

Sumber: metrotvnews.com

CT Ungkap Tantangan di Era Ekonomi Serba Teknologi

Pendiri CT Corp Chairul Tanjung mengatakan saat ini Indonesia tak bisa mengelak dari revolusi industri 4.0. Sebab, semakin majunya teknologi, maka akan mengubah cara perusahaan dalam melakukan bisnisnya.

Adapun, revolusi industri 4.0 adalah proses penciptaan nilai tambah barang dan jasa yang berbasiskan pertukaran informasi dan data. Ciri khas era Industri 4.0, antara lain pemanfaatan rekayasa kecerdasan (artificial intelligence), internet of things, big data, sampai robot.

Agar ekonomi Indonesia berdaya saing, maka mau tak mau pelaku usaha saat ini harus menyesuaikan diri dengan revolusi industri 4.0. Bahkan, saat ini dampaknya sudah mulai terasa di Indonesia.

Ia mencontohkan, saat ini penyedia aplikasi teknologi transportasi, seperti Go-Jek dan Uber menggerus pangsa pasar transportasi konvensional. Tak hanya itu, runtuhnya sektor ritel pun juga disinyalir karena timbulnya moda berbelanja secara daring (online).

“Dan dengan berbasiskan data dan informasi, sebetulnya dunia usaha mendapatkan manfaat. Yakni, bisnisnya bisa lebih inklusif, tercipta efisiensi di proses bisnis, dan memudahkan dunia usaha untuk berinovasi,” jelas CT.

Hanya saja, menurutnya, revolusi industri 4,0 menimbulkan mudharat tersendiri. Salah satunya, pengurangan tenaga kerja demi efisiensi biaya oeprasional perusahaan.

Ia mengambil contoh Upah Minimum di Kabupaten Karawang yang kini mencapai Rp4 juta per bulan. Berdasarkan hitungan di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015, maka kenaikan upah per tahun dihitung dari inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Mengambil asumsi pertumbuhan ekonomi dan inflasi saat ini, maka bisa-bisa upah minimum menembus Rp15 juta dalam 10 tahun lagi. Sehingga, daripada mempekerjakan karyawan, maka perusahaan akan mengganti sistem produksinya dengan otomatisasi. Ini dianggapnya sudah menjadi konsekuensi logis dari revolusi industry 4.0.

“Nantinya, tidak ada lagi buruh di Karawang, semuanya jadi otomatisasi,” imbuh mantan Menteri Koordinator bidang Perekonomian ini.

Tak hanya masalah ketenagakerjaan, revolusi industri 4.0 juga membuat persaingan bisnis semakin ketat, mengingat pendiriannya cukup mudah. Hanya saja, persaingannya menjadi tidak sehat lantaran satu perusahaan bisa menguasai seluruh pangsa pasar.

Dalam hal ini, ia memberi contoh Amazon yang pada 2016 lalu mengambil pangsa 38 persen dari seluruh total transaksi e-commerce di Amerika Serikat (AS).

Market leader (pemimpin pasar) tidak akan memberi space (ruang) bagi kompetitornya. Misalnya, Amazon yang saat ini nomor satu di AS membuat tidak ada tempat bagi yang lain. Istilahnya the winner takes all,” terang dia.

Di samping dua masalah itu, ada satu hal lagi yang seharusnya menjadi perhatian Indonesia, yakni menjamurnya industri berbasis teknologi informasi luar negeri yang memanfaatkan pasar dalam negeri. “Foreign ownership ini issue, tidak boleh ada yang mengakunya karya anak bangsa, tapi bukan perusahaan Indonesia,” pungkasnya.

 

Sumber: cnnindonesia.com

Scroll to top